Hari ini, hari ke-10 puasa Ramadhan 1429H. Tapi, beberapa hal membuat saya tau dan sadar betapa saya dan suami harus selalu belajar untuk bisa bersabar. Tentang apa? tentang semua hal yang tidak kita sukai dan tentang apa yang sangat kita harapkan.
Saya merasa beruntung memiliki suami yang selalu bisa menenangkan saya, meyakinkan saya bahwa ‘tidak ada yang sia-sia’
Segala ketakutan saya, kekhawatiran saya hilang saat senyum suami saya mengembang dan mengatakan “Yang sabar ya sayang, yang oenting kita udah berusaha dan berdoa, jangan lupa sedekah”
Saya sadar, saya dan suami hanyalah hambaNya yang hanya bisa meminta, memohon dengan doa dan berusaha dengan segala upaya yang kami bisa untuk mengharapkan kepercayaanNya memberikan anugerah kepada keluarga kecil kami ini. Saya hanya harus diingatkan, bahwa Allah akan memberikan kita yang terbaik yang kita butuhkan disaat yang Ia rasa kita telah siap menerimanya.
Lain lagi disaat saya dan suami diuji dengan kesabaran ekstra memaklumi ‘kenakalan’ seorang adik yang ga bisa dibilangin sekali dan berkali-kali, sampai kadang membuat saya menghela nafas panjang dan membuat kakak lumayan jadi garang. Kami merasa berkali-kali lipat harus bisa sabar menghadapinya. Saya ga tau lagi bagaimana harusnya bersikap padanya dan saya bingung harus berbuat apa lagi.
Semoga Engkau selalu memberikan kesabaran pada kami ya Allah, dan jangan jauhkan segala keridhoanmu pada keluarga kecil kami ini. Amiinn…