Info Bayi

15 Camilan Pilihan Untuk Balita

Selain untuk mengganjal perut sebelum waktu makan tiba, camilan bisa melengkapi gizi anak. Disarankan agar anak mendapat dua kali makanan selingan setiap hari, antara sarapan dengan makan siang, serta antara makan siang dengan makan malam. Tetapi dari sekian banyak produk camilan di pasaran, tidak semuanya sehat. Banyak yang nilai gizinya nol, bahkan mengandung terlalu banyak zat aditif sehingga bila sering dimakan bisa mengganggu kesehatan anak. Berikut 15 camilan pilihan Ayahbunda.

  1. Tao Kae Nori. Nori berbentuk lembaran kertas hijau ini tidak hanya untuk membungkus sushi saja, tapi juga enak dimakan langsung. Nutrisi yang terkandung di dalam nori bahkan tertinggi di antara rumput laut lainnya. Selain kaya serat, vitamin dan mineral seperti zat besi dan kalsium, kandungan proteinnya tidak kalah dengan kacang kedelai.
  2. Roma Sari Gandum. Tekstur biskuit ini memang lebih kasar dibanding biskuit biasa karena mengandung bulir-bulir gandum. Namun, tekstur kasar itulah yang menjadi nilai lebih, yakni lebih kaya serat, mineral dan vitamin, seperti vitamin B1, B2, B6 dan B12. Gandum utuh juga baik untuk melancarkan fungsi pencernaan, bekal untuk mencegah kanker usus.
  3. Want&want Rice Crackers. Di Jepang, camilan dari beras ini dikenal dengan sebutan senbei. Rasanya gurih dengan sedikit rasa manis berasal dari lelehan gula di permukaannya. Keunggulan camilan ini, mengandung karbohidrat yang mudah dicerna dan mudah diubah menjadi gula darah sehingga bisa cepat mendongkrak energi.
  4. Jacob’s High Calcium Vegetable. Ada banyak pilihan crackers di pasaran dan tergolong camilan sehat untuk anak. Ayahbunda memilih Jacob’s high calcium vegetable apalagi kalau bukan karena adanya tambahan potongan sayur. Crackers ini juga diperkaya dengan kalsium yang baik untuk tulang si kecil dan juga mengandung vitamin A untuk antibodi dan vitamin D untuk penyerapan kalsium.
  5. Mr P Roasted  Peanut. Bagi yang tidak punya alergi kacang, camilan ini pas untuk mengenyangkan perut yang keroncongan karena kaya serat. Kacang juga terkenal mengandung asam lemak tak jenuh yang baik untuk menurunkan kadar kolesterol jahat. Asam lemak omega 3 yang dikandung kacang bisa mencegah penyakit jantung dan L-arginine membuat dinding pembuluh darah tidak mudah tersumbat. Pilih kacang panggang karena proses pemasakan cara ini lebih sehat dibanding digoreng.
  6. Sun Maid Raisins. Si kecil senang camilan manis? Jangan lupa sikat gigi sesudahnya. Nah, kalau Anda memberinya camilan kismis, tidak perlu khawatir giginya rusak. Sebaliknya, kismis justru baik untuk kesehatan gigi dan gusi karena mengandung fitonutrien dan asam oleanolic yang menjaga kesehatan mulut. Kismis juga kaya antioksidan dan baik untuk kepadatan tulang.
  7. Biskuat Bolu. Lezatnya bolu bisa dinikmati anak dalam kemasan yang potongannya pas masuk mulut. Selain mengandung susu dan gandum, bolu ini diperkaya vitamin (vitamin A, B1, B2, B3, B6, B12, D, dan E) serta mineral (selenium, yodium, seng, kalsium dan zat besi). Bukan penggemar cokelat? Masih ada dua varian rasa yang bisa dipilih; pandan atau stroberi. Tak kalah lezatnya.
  8. Cadbury Dairy Milk. Cokelat bisa jadi pilihan camilan yang sehat. Tentu masih di bawah pengawasan bunda agar si kecil tidak makan berlebihan dan sesudahnya sikat gigi. Di dalam cokelat terkandung flavonoid yang bagus untuk mencegah penyakit jantung dan kanker. Sejumlah penelitian menunjukkan dengan mengonsumsi cokelat, kadar  antioksidan di dalam darah meningkat. Cokelat juga bagus dikonsumsi untuk mengatasi rasa lelah setelah beraktivitas fisik, misalnya olahraga.
  9. Orgran Mini Outback Animals. Camilan biskuit berbentuk hewan ini baik untuk anak-anak penderita autisme. Penelitian yang dilakukan oleh Unit Penelitian Autisme di Universitas Sunderland, Inggris, menemukan makanan bebas kasein (kandungan dalam susu) dan bebas gluten (ada dalam gandum, barley dan rye) baik untuk diet anak autis. Camilan ini juga cocok untuk anak-anak yang punya alergi kacang dan telur.
  10. Dahfa Dried Fish Fillet. Selain jadi kerupuk, daging ikan juga bisa diolah menjadi camilan nikmat. Daging ikan yang bentuknya seperti mie pendek yang sedikit kenyal ini bisa dimakan langsung atau ditaburkan di atas bubur. Aroma ikannya memang sedikit menyengat, tapi rasanya manis-gurih dan sedikit pedas! Karena terbuat dari ikan, camilan ini mengandung karbohidrat, protein serta mineral, seperti kalium dan kalsium.
  11. Genji Strawberry Pie. Bagi penggemar stroberi yang merupakan sumber vitamin C, pilihan jatuh pada camilan ini. Rasa manis dari selai stroberi cocok dikombinasikan dengan tekstur pie yang sedikit kasar. Camilan ini lebih nikmat lagi bila ditemani dengan segelas susu.
  12. Carmans Fruit Muesli Bars. Muesli adalah campuran dari oat, kacang-kacangan seperti almond, hazelnuts, pecan, biji bunga matahari, serta buah yang dikeringkan, seperti apricot, sultana, dan kismis dengan tambahan madu. Campuran buah dan kacang bergizi ini memang lebih nikmat bila disantap bersama susu untuk sarapan. Namun muesli berbentuk batangan bisa juga dimakan langsung. Praktis dan kenyang!
  13. Fortune Tuna Spread with Crackers. Ada cara lain untuk menikmati lezat dan bergizinya tuna. Ikan tuna yang lembut dioles di atas crackers yang renyah. Hmmm… lezat! Kalau si kecil susah makan ikan, dia mungkin tidak menolak jika Anda menawarkan camilan ini. Tuna juga tidak mudah kehilangan kandungan vitamin dan mineral, meski telah melalui proses pengalengan. Tuna adalah sumber protein, potasium, selenium, dan vitamin B12 yang baik.
  14. Pepperidge Farm Goldfish Baked Snack Crackers. Camilan berbentuk ikan lengkap dengan mata dan mulut yang tersenyum ini bisa membuat anak Anda tidak berhenti mengunyahnya. Tidak masalah karena camilan ini menggunakan bahan-bahan alami tanpa pengawet, serta tidak menggunakan lemak trans. Selain itu juga mengandung zat besi dan kalsium.
  15. Ubi Chips. Jangan salah, ubi sudah jadi camilan yang mendunia karena kandungan nutrisinya bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Ada karotenoid yang membantu menstabilkan gula darah hingga membantu metabolisme. Ubi juga kaya serat, vitamin, mineral dan antioksidan. Ketika menggigit keripik ubi ini, kriuk! Renyah, sama seperti keripik kentang. Namun, ada after taste manis karena terbuat dari ubi ungu.

Sumber : Ayahbunda

Makanan yang Tidak Aman Bagi Anak Anda

Setiap anak akan tumbuh, dia sering menginginkan makanan dari piring Anda – dan Anda akan bersemangat untuk menambah variasi diet nya. Tapi tidak semua makanan aman bagi anak Anda. Beberapa masih bahaya tersedak.

Makanan untuk dihindari usia: 12 sampai 24 bulan

susu rendah lemak: balita muda Sebagian besar kebutuhan lemak dan kalori susu untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Setelah anak Anda hingga memasuki usia 2 tahun (dan jika dia tidak memiliki masalah perkembangan), Anda dapat mulai memberikan dia susu rendah lemak jika Anda suka. (Jika anak Anda berisiko untuk penyakit obesitas atau jantung, dokter mungkin merekomendasikan memperkenalkan susu rendah lemak sebelum usia 2 tahun)

Bahaya yang harus diperhatikan :
Besar potongan: potongan Pea-ukuran makanan yang paling aman – itu tidak akan terjebak di tenggorokan anak Anda. Sayuran seperti wortel, seledri, dan kacang hijau harus potong dadu, diparut, atau dimasak dan dipotong. Potong buah-buahan seperti anggur, tomat ceri, dan bola melon menjadi empat sebelum disajikan, daging dan keju dipotong menjadi potongan-potongan yang sangat kecil.

Makanan keras: Kacang-kacangan, popcorn, obat batuk, permen keras, kismis, dan buah kering lainnya sangat berpotensi menimbulkan sedak bagi anak.

Makanan lunak dan lengket: Hindari makanan permen karet dan lembut seperti marshmallow dan permen jeli yang mungkin akan tersangkut di tenggorokan anak Anda.

Mencegah Anak Tersedak:
• Hindari membiarkan anak Anda makan di mobil karena sulit untuk mengawasi saat mengemudi.
• Jika Anda menggunakan pengobatan tumbuh gigi, tetap menutup mata pada balita Anda karena dapat menyebabkan tenggorokan mati rasa dan mengganggu saat menelan.

Diterjemahkan dari Babycenter.com

Kotak Obat Alaya

Ga harus nunggu sakit baru beli obat. Jadi Bunda udah siapin beberapa obat yang musti ada, biar siap siaga kalo-kalo Alaya sakit. Isi kotak obatnya ini nih :

  1. Termometer -> yang ini wajib ada dan wajib punya
  2. Parasetamol -> Bunda pilih Sanmol kalo mau merk lain juga boleh kok, ini kalo Alaya demam
  3. Nacl -> Bunda pilih merk Breathy, ini kalo Alaya pilek dan hidungnya mampet, langsung aja di tetesin Breathy biar agak lega nafasnya
  4. Balsem Bayi -> Bunda pilih Transpulmin, ini juga dipake kalo batuk pile, diolesin aja ke dada atau punggungnya
  5. Balsem Gatal -> Bunda pilih Copal, ini balsem kalo digigit serangga kayak nyamuk atau semut
  6. Mycostatin -> Ini dikasih dokter waktu lidah Alaya putih-putih gitu karena jamur
  7. Bye Bye Fever -> Ini alat kompres kalo demam atau hangat karena abis imunisasi
  8. Masker Mulut Hidung -> Ini buat Bunda dan Ayah kalo lagi pilek, biar ga nular sama Alaya

Bunda packing deh di tas plastik kecil gitu, khusus kotak obat buat Alaya. Alhamdulillah, sejauh ini Alaya sehat aja, blom ada sakit. Paling yang dipake itu Copal, Mycostatin, Bye-Bye Fever, dan Breathy. Yang lain belum pernah dicoba. Tapi musti ada. Bagi ibu-ibu yang anaknya masih bayi, ini kudu punya ya :)

Oh ya, untuk parameter demam, pake termometer dan coba cek hasilnya :

> 38° untuk bayi di bawah 3 bulan
> 38,3° untuk bayi 3-6 bulan
> 38,5° untuk bayi 6 bulan

Kalo hasilnya kayak diatas, baru deh coba kompres air hangat, kalo masih boleh kasih paracetamol, kalo masih naik juga dan ga turun-turun baru deh ke dokter.

Kamar Bunda dan Ayah jadi Warna Warni

Sejak Alaya udah pinter guling sana sini, makanya diadakan perombakan kamar. Mulai dari tempat tidur yang dibongkar, sehingga didapai tinggal spring bednya doang trus sebagai alas dinding biar kepala Alaya ga kejedug dinding dikasihlah karet alfabet yang sebenernya buat alas lantai.

Atas kerjasama Bunda dan Oom Trendy, jadilah kamar Bunda dan Ayah berwarna-warni kayak gini. Alaya suka loh liatin dindingnya :)

Kamar Alaya

Cara Memijat bayi


Cara memiijat bayi (dilakukan dengan lembut):
1. Dada
Telapak tangan terbuka ke tengah dada bayi, lalu geser diagonal ke kanan atas, kemudian kembali ke tengah, ke kiri atas, kembali ke tengah. Kiri bawah, kembali ke tengah, kanan bawah, kembali ke tengah.

2. Paha dan Betis
Pegang kedua paha bayi dengan kedua tangan kita. Putar dari dalam ke luar sambil bergerak turun menuju betis. Kembali ke atas dengan gerakan sama.

3. Kaki
Pijat telapak kaki dari arah tumit ke jari kaki. Remas jari satu persatu. Pijat punggung kaki, mulai dari mata kaki sampai ke jari kaki.

4. Wajah
Pijat mulai dari tengah menuju samping kiri, kemudian tengah menuju samping kanan.

5. Perut
Pijatan I Love U. Gunakan 2 atau 3 jari, yang membentuk huruf I-L-U dari arah bayi. Bila dari posisi kita membentuk huruf I – L – U terbalik. Berikut tahapan memijat:

* Urut kiri bayi dari bawah iga ke bawah (huruf I)
* Urut melintang dari kanan bayi ke kiri bayi, kemudian turun ke bawah (huruf L)
* Urut dari kanan bawah bayi, naik ke kanan atas bayi, melengkung membentuk U dan turun lagi ke kiri bayi. Semua gerakan berakhir di perut kiri bayi.

Read the rest of this entry »

Cara Mengenali Baby Blues/Postpartum Depression

Pada saat bayi lahir berbagai emosi dan reaksi muncul baik dari lingkungan maupun ibu baru.

Banyak ibu baru yang mengalami baby blues,yaitu bentuk ringan dari depresi yang terjadi sekitar seminggu-10 hr stlh kelahiran bayi. Sekitar 10% ibu baru melaporkan munculnya hal ini setelah melahirkan.

Beberapa hal yang menyebabkan terjadinya baby blues pada ibu baru:
1. Perubahan hormon yang tinggi selama hamil dan kembali normal mempengaruhi emosi ibu.
2. Kenyataan bahwa harus bertanggung jawab penuh atas seluruh kebutuhan bayi menjadi ‘pembatas’ atas ‘kebebasan’ yang dimiliki sebelum lahirnya bayi.

Seringkali baby blues akan hilang dengan sendirinya dalam hitungan minggu atau bulan.
Namun pada beberapa ibu (terutama ibu muda) baby blues ini bisa bertambah parah dalam jangka panjang.

Postpartum depression muncul dalam waktu 6 bulan setelah melahirkan dan jika tidak disembuhkan bisa lebih dari 1 thn.

Tanda-tanda postpartum depression antara lain:

1. Merasa kesal,sedih,tidak ada yang menolong
2.Merasa Tidak mau atau tidak mampu merawat bayi
3.Merasa tidak berguna, merasa bersalah
4.Sering menangis
5.Rendahnya keinginan untuk berhubungan seks
6.tidak memiliki tenaga
7.Makan atau tidur berlebihan atau kekurangan
8.Sulit konsentrasi
9.Keinginan menyakiti diri sendiri atau bayi

Perempuan yang mempunyai resiko lbh tinggi mengalami post partum depression a.l: perempuan yang pernah mengalami depresi atau -mood disorder;jika mempunyai anggota keluarga yang pernah mengalami depresi;jika lingkungan rumah atau hubungannya dgn pasangan penuh dgn stres;jika bayinya mempunyai masalah medis atau rewel;jika pernah keguguran;jika bayinya harus ditinggal di rs dan jika kehamilannya tidak direncanakan.

Read the rest of this entry »

ASI dalam UU Kesehatan baru No 36/2009

PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF

Disebutkan dalam Pasal 128 ayat (1) bahwa setiap bayi berhak mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif sejak dilahirkan selama 6 bulan kecuali atas indikasi medis. Dalam penjelasan pasal ini disebutkan bahwa yang dimaksud dengan “pemberian air susu ibu eksklusif” adalah pemberian hanya air susu ibu selama 6 bulan,dan dapat terus dilanjutkan sampai dengan 2 (dua) tahun dengan memberikan makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) sebagai tambahan makanan sesuai dengan kebutuhan bayi.
Sedangkan kriteria apakah “indikasi medis” itu dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan “indikasi medis” dalam ketentuan ini adalah kondisi kesehatan ibu yang tidak memungkinkan memberikan air susu ibu berdasarkan indikasi medis yang ditetapkan oleh tenaga medis

Lebih lanjut lagi dinyatakan bahwa selama pemberian air susu ibu, pihak keluarga, pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat harus mendukung ibu bayi secara penuh dengan penyediaan waktu dan fasilitas khusus yang diadakan di tempat kerja dan sarana umum [Pasal 128 ayat (2) dan ayat (3)]

Catatan AIMI tentang Pasal 128:
Tidak dijelaskan secara terperinci, apa sajakah kriteria “indikasi medis” yang dapat menyebabkan seorang ibu tidak dapat memberikan ASI. Dalam penjelasan hanya disebutkan bahwa indikasi medis ini ditetapkan oleh tenaga medis. AIMI menyarankan bahwa yang dimaksud dengan ”indikasi medis” tersebut hendaknya mengacu pada ketentuan World Health Organization (WHO) No. WHO/NMH/NHD/09.01 WHO/FCH/CAH/09.01 regarding Acceptable medical reasons for use of breast-milk substitutes tahun 2009.

Kriteria fasilitas khusus di tempat kerja dan sarana umum untuk mendukung pemberian ASI dan ibu menyusui hendaknya dijabarkan lebih lanjut dalam peraturan pelaksana undang-undang dalam bentuk Peraturan Pemerintah, walaupun hal ini tidak dinyatakan dalam Pasal 128 UU Kesehatan.

Read the rest of this entry »

Serba Serbi Penyimpanan Air Susu Ibu (ASI) Peras/Pompa

Karakteristik Visual dari ASI dan Aroma ASI

Banyak yang membayangkan bahwa ASI akan tampak seperti susu sapi yg homogen, yang tidak terpisah lapisannya sampai kapanpun (homogenized) . ASI akan terpisah menjadi 2 lapisan jika didiamkan selama beberapa lama. Lapisan atas yg biasanya lebih kental warnanya kaya akan lemak. Ini bukan berarti ASI telah basi. Kocoklah perlahan wadah berisi ASI peras tsb, hingga menjadi larutan homogen kembali.

Tampilan dari ASI berbeda2 tiap waktu sesuai krn kandungannya pun berbeda2 tiap saat. Termasuk juga kandungan lemak dan warna dari ASI. Jumlah lemak dalam ASI akan fluktuatif dari hari ke hari. Bahkan saat ASI yg keluar di menit2 awal akan berbeda warna dan tampilannya. ASI yang dikeluarkan saat pertama kali proses pemerahan / pemompaan akan terlihat “lebih encer” dari ASI yang dikeluarkan di menit-menit berikutnya. Karena itu disebut FOREMILK (karena kaya akan protein). Sedangkan ASI yg keluar beberapa menit kemudian akan terlihat lebih kental. Atau disebut juga dg HINDMILK (kaya akan lemak). Warna dari ASI juga bervariasi tergantung dari apa yg ibu konsumsi. Pewarna makanan dalam minuman soda, minuman buah-buahan dan hidangan penutup yang mengandung gelatin diduga membuat warna ASI menjadi pink atau oranye kemerahmudaan. ASI yang berwarna hijau dikorelasikan dengan ibu yang mengkonsumsi minuman kesegaran yang berwarna hijau, rumput laut, atau
sayuran berwarna hijau.

ASI yang berwarna pink mengindikasikan adanya darah dalam ASI. Hal ini dapat terjadi jika ibu mengalami dengan atau tanpa puting lecet. Jika puting ibu lecet dan berdarah, ibu dapat menghubungi klinik laktasi untuk mendapatkan saran penyembuhan. Darah dalam ASI tidak berbahaya bagi bayi, dan ibu dapat terus menyusui bayinya. Jika darah dalam ASI tidak juga membaik dalam waktu 2 minggu, segera konsultasikan dengan dokter.

Bagaimana dg aroma atau rasanya ?! Umumnya ASI segar berbau / beraroma manis. Sesekali ASI beku yang dicairkan akan beraroma spt sabun dan terkadang bayi tidak mau meminumnya. Hal ini disebabkan perubahan struktur lemak dalam ASI akibat perubahan suhu yg mendadak. Sehingga proses kerja enzim lipase terganggu. Krn itu tidak disarankan memanaskan ASI peras/pompa pada suhu tinggi, ataupun setelah dipanaskan langsung dibekukan kembali. Jika ASI peras berbau asam, maka bisa jadi ASI telah basi dan buanglah. Intinya selama ASI peras/pompa disimpan sesuai dg tatacara penyimpanan yg benar maka ASI tidak akan basi.

Wadah penyimpanan ASI

Pertanyaan yg sering diajukan para ibu, terutama ibu bekerja adalah apakah butuh wadah khusus ? Tidak ada aturan khusus harus menggunakan botol atau wadah khusus. Intinya gunakan wadah yg bisa tertutup rapat. Ibu bisa menggunakan botol kaca, wadah yg punya tutup dan berwarna bening, dan wadah yg punya tutup dan berwarna. Dan tentu saja selalu dibersihkan & disterilkan sebelum digunakan.

ASI peras/pompa sebaiknya disimpan dalam jumlah sedikit (cukup utk sekali minum + 60 ml). Agar tidak ada ASI yg tersisa dan terbuang.. ASI juga dapat disimpan dalam kantung plastik bening. Namun hal ini tidak terlalu disarankan, karena mudah bocor dan ASI akan terbuang.

Tatacara Penyimpanan ASI

Organisasi laktasi internasional, Lalecheleague, memiliki kisaran waktu berapa lama ASI dapat disimpan dalam suhu tertentu :

Read the rest of this entry »

11 Alasan Bayi Menangis

Alaya nangis

Alaya nangis

Susah-susah gampang untuk tahu kenapa bayi kita nangis. Nah, berbagi dikit nih alasan bayi kita nangis dari Babycenter yang sudah ditranslate ke bahasa Indonesia :D

1. Laper
Ini mungkin adalah hal pertama yang Anda pikirkan ketika bayi Anda menangis.
Belajar untuk mengenali tanda-tanda kelaparan akan membantu Anda mulai menyusui bayi Anda sebelum menangis panggung. Beberapa tanda-tanda untuk melihat pada bayi baru lahir: rewel, memukul bibir, perakaran (refleks bayi yang baru lahir yang menyebabkan bayi untuk memutar kepalanya ke arah tangan Anda ketika Anda membelai pipi mereka), dan meletakkan tangan mereka ke mulut mereka.

2. Popok Kotor/Basah
Beberapa bayi memberitahu Anda segera bila mereka perlu diganti, bayi lain dapat mentolerir popok yang kotor selama beberapa waktu. Kalo Alaya, ga mau banged basah dikit, minta diganti mulu kalo pake popok kain, makanya dengan pake diaper dia lumayan nyaman.

3. Pengen Tidur
Ketika mereka sedang lelah mereka dapat pergi tidur – kapan saja, di mana saja. Atau jadi orang dewasa seperti untuk berpikir. Pada kenyataannya, lebih sulit bagi mereka daripada yang Anda pikirkan. Bukannya terkantuk-kantuk, bayi mungkin rewel dan menangis, terutama jika mereka sudah terlalu lelah.

4. Pengen digendeong
Bayi pengen banyak dipeluk. Mereka ingin melihat orangtua mereka wajah, mendengar suara mereka, dan dengarkan detak jantung mereka, dan bahkan dapat mendeteksi bau mereka yang unik. Menangis dapat cara mereka meminta untuk dipeluk dengan erat. Anda mungkin bertanya-tanya apakah Anda akan merusak bayi Anda dengan memegang begitu banyak, tetapi selama beberapa bulan pertama kehidupan yang tidak mungkin. Untuk memberikan lengan Anda sedikit lega, coba memakai bayi Anda dalam carrier depan atau gendongan.

Read the rest of this entry »