Sekeluarga Ikutan Kopdar Launching Axis

Ayah, Bunda, Alaya dan Oom Trendy pergi ke kopdar launching Axis di Palembang tepatnya di Novotel spesial kopdaran sama Wongkito. Dari awal masuk Novotel, Alaya udah di towal-towel sama yang kerja disanalah, terus ga berenti di gendong sana-sini sama temen-temen Bunda dan Ayah :)

Ayah dapet modem Axis loh, dan yang pasti kita semua dapet kartu perdana + voucher Axis. Alhamdulillah :)

Terima kasih Axis :)

Acer Aspire 4732z dari Ayah

Alhamdulillah lagi….
Karena mengingat butuh ketak-ketik laptop, sedangkan laptop cuma 1 dirumah dan sering dipake Ayah. Jadi, Ayah memutuskan untuk beliin Bunda laptop baru karena yang lama hilang akhir tahun lalu.

Ini skrinsut sederhananya :)

Kata Ayah, ini sekalian kado buat ultah Bunda bulan depan. Terima kasih Ayah.

2 Tahun Pernikahan Ayah dan Bunda

Alhamdulillah, sudah mencapai 2 tahun pernikahan.
Terima kasih ya Rab…..
Semoga kami selalu dipersatukan, tidak hanya di dunia tapi hingga di akhir nanti….
amiin…

Cara Memijat bayi


Cara memiijat bayi (dilakukan dengan lembut):
1. Dada
Telapak tangan terbuka ke tengah dada bayi, lalu geser diagonal ke kanan atas, kemudian kembali ke tengah, ke kiri atas, kembali ke tengah. Kiri bawah, kembali ke tengah, kanan bawah, kembali ke tengah.

2. Paha dan Betis
Pegang kedua paha bayi dengan kedua tangan kita. Putar dari dalam ke luar sambil bergerak turun menuju betis. Kembali ke atas dengan gerakan sama.

3. Kaki
Pijat telapak kaki dari arah tumit ke jari kaki. Remas jari satu persatu. Pijat punggung kaki, mulai dari mata kaki sampai ke jari kaki.

4. Wajah
Pijat mulai dari tengah menuju samping kiri, kemudian tengah menuju samping kanan.

5. Perut
Pijatan I Love U. Gunakan 2 atau 3 jari, yang membentuk huruf I-L-U dari arah bayi. Bila dari posisi kita membentuk huruf I – L – U terbalik. Berikut tahapan memijat:

* Urut kiri bayi dari bawah iga ke bawah (huruf I)
* Urut melintang dari kanan bayi ke kiri bayi, kemudian turun ke bawah (huruf L)
* Urut dari kanan bawah bayi, naik ke kanan atas bayi, melengkung membentuk U dan turun lagi ke kiri bayi. Semua gerakan berakhir di perut kiri bayi.

Read the rest of this entry »

Cara Mengenali Baby Blues/Postpartum Depression

Pada saat bayi lahir berbagai emosi dan reaksi muncul baik dari lingkungan maupun ibu baru.

Banyak ibu baru yang mengalami baby blues,yaitu bentuk ringan dari depresi yang terjadi sekitar seminggu-10 hr stlh kelahiran bayi. Sekitar 10% ibu baru melaporkan munculnya hal ini setelah melahirkan.

Beberapa hal yang menyebabkan terjadinya baby blues pada ibu baru:
1. Perubahan hormon yang tinggi selama hamil dan kembali normal mempengaruhi emosi ibu.
2. Kenyataan bahwa harus bertanggung jawab penuh atas seluruh kebutuhan bayi menjadi ‘pembatas’ atas ‘kebebasan’ yang dimiliki sebelum lahirnya bayi.

Seringkali baby blues akan hilang dengan sendirinya dalam hitungan minggu atau bulan.
Namun pada beberapa ibu (terutama ibu muda) baby blues ini bisa bertambah parah dalam jangka panjang.

Postpartum depression muncul dalam waktu 6 bulan setelah melahirkan dan jika tidak disembuhkan bisa lebih dari 1 thn.

Tanda-tanda postpartum depression antara lain:

1. Merasa kesal,sedih,tidak ada yang menolong
2.Merasa Tidak mau atau tidak mampu merawat bayi
3.Merasa tidak berguna, merasa bersalah
4.Sering menangis
5.Rendahnya keinginan untuk berhubungan seks
6.tidak memiliki tenaga
7.Makan atau tidur berlebihan atau kekurangan
8.Sulit konsentrasi
9.Keinginan menyakiti diri sendiri atau bayi

Perempuan yang mempunyai resiko lbh tinggi mengalami post partum depression a.l: perempuan yang pernah mengalami depresi atau -mood disorder;jika mempunyai anggota keluarga yang pernah mengalami depresi;jika lingkungan rumah atau hubungannya dgn pasangan penuh dgn stres;jika bayinya mempunyai masalah medis atau rewel;jika pernah keguguran;jika bayinya harus ditinggal di rs dan jika kehamilannya tidak direncanakan.

Read the rest of this entry »

Fotobox Pertama with Alaya

Keluarga Rasyid

Kemaren, abis kumpul-kumpul sama temen-temen SMP Bunda, kita bertiga fotobox untuk pertama kali setelah ada Alaya.

Lumayan kan yah, walo Alaya blom ngeh sama kamera di box gitu :)

Eh, iya, ini foto di ambil dari FB setelah di tag sama si Deffy.

Nike ga keliatan kayak udah jadi ibu ya?

Sayangnya Alaya ga liat kamera

4 Bulan Alaya

Selamat Tahun Baru 2010 !!!! :)

Tepat Alaya 4 bulan hari ini…

Alaya 4 bulan

Alaya 4 Bulan

Tambah pinter ya Nak :)

ASI dalam UU Kesehatan baru No 36/2009

PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF

Disebutkan dalam Pasal 128 ayat (1) bahwa setiap bayi berhak mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif sejak dilahirkan selama 6 bulan kecuali atas indikasi medis. Dalam penjelasan pasal ini disebutkan bahwa yang dimaksud dengan “pemberian air susu ibu eksklusif” adalah pemberian hanya air susu ibu selama 6 bulan,dan dapat terus dilanjutkan sampai dengan 2 (dua) tahun dengan memberikan makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) sebagai tambahan makanan sesuai dengan kebutuhan bayi.
Sedangkan kriteria apakah “indikasi medis” itu dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan “indikasi medis” dalam ketentuan ini adalah kondisi kesehatan ibu yang tidak memungkinkan memberikan air susu ibu berdasarkan indikasi medis yang ditetapkan oleh tenaga medis

Lebih lanjut lagi dinyatakan bahwa selama pemberian air susu ibu, pihak keluarga, pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat harus mendukung ibu bayi secara penuh dengan penyediaan waktu dan fasilitas khusus yang diadakan di tempat kerja dan sarana umum [Pasal 128 ayat (2) dan ayat (3)]

Catatan AIMI tentang Pasal 128:
Tidak dijelaskan secara terperinci, apa sajakah kriteria “indikasi medis” yang dapat menyebabkan seorang ibu tidak dapat memberikan ASI. Dalam penjelasan hanya disebutkan bahwa indikasi medis ini ditetapkan oleh tenaga medis. AIMI menyarankan bahwa yang dimaksud dengan ”indikasi medis” tersebut hendaknya mengacu pada ketentuan World Health Organization (WHO) No. WHO/NMH/NHD/09.01 WHO/FCH/CAH/09.01 regarding Acceptable medical reasons for use of breast-milk substitutes tahun 2009.

Kriteria fasilitas khusus di tempat kerja dan sarana umum untuk mendukung pemberian ASI dan ibu menyusui hendaknya dijabarkan lebih lanjut dalam peraturan pelaksana undang-undang dalam bentuk Peraturan Pemerintah, walaupun hal ini tidak dinyatakan dalam Pasal 128 UU Kesehatan.

Read the rest of this entry »

Pengolahan Tepung Beras sebagai Makanan Pendamping ASI (MPASI)

Bubur Tepung Beras Sari Jeruk ( 1 porsi)
* 20 gr Tepung Beras
* 200 ml air
* 2 sdm tepung maizena. (optional)
* ASI atau 6 sendok takar susu formula bubuk
* 50 ml air jeruk manis.
* Campur tepung beras, tepung maizena & air, aduk rata, jerang di atas api, aduk sampai mendidih, angkat. Tunggu sampai mendingin.
* Masukkan ASI atau susu formula, aduk rata, tunggu sampai agak dingin.
* Tuangi air jeruk manis, hidangkan segera.

Bubur Tepung Beras dengan Pepaya ( 2 porsi)
* 40 gr Tepung Beras.
* 400 ml air
* ASI atau 12 sendok takar susu formula
* 50 gr Pepaya
* 1 sdm sari jeruk manis
* Campur tepung beras dengan sedikit air, aduk rata.
* Didihkan sisa air , Masukkan cairan tepung beras, aduk hingga kental, angkat.
* Tambahkan ASI atau susu formula, aduk rata, tunggu sampai agak dingin.
* Campur pepaya dengan air jeruk, blender, saring.
Sajikan bubur dengan saus Pepaya

Bubur Tepung Beras Merah dengan Jeruk ( 2 porsi)
* 40 gr Tepung Beras Merah.
* 400 ml air
* ASI atau 12 sendok takar susu formula
* 100 ml sari jeruk manis
* Campur tepung beras merah dengan sedikit air, aduk rata.
* Didihkan sisa air, Masukkan cairan tepung beras merah, aduk hingga kental, angkat.
* Tambahkan ASI atau susu formula, aduk rata, tunggu sampai agak dingin.
* Sajikan bubur dengan saus jeruk

Bubur Tepung Beras Isi Pisang ( 2 porsi)
* 30 gr Tepung Beras.
* 400 ml air.
* ASI atau 12 sendok takar susu formula.
* 50 ml air.
* 50 gr pisang ambon, hancurkan dengan garpu.
* Campur tepung beras dengan sedikit air, aduk rata
* Didihkan sisa air, Masukkan cairan tepung beras, hingga kental, masukkan pisang masak sebentar, angkat.
* Tambahkan ASI atau susu formula, aduk rata, tunggu sampai agak dingin

Bubur Tepung Beras Isi Sayuran ( 2 porsi)
Bubur :
* 40 gr Tepung Beras.
* 400 ml air
* Campur tepung beras dengan sedikit air, aduk rata.
Didihkan sisa air , Masukkan cairan tepung beras, aduk hingga kental, angkat.

Sayuran :
* Kupas, cuci dan potong-potong. Potongan sayur secukupnya, masukkan ke panci. Airnya jangan penuh, cukup sepertiga saja. Kalau airnya menipis, ditambah saja. Jangan lupa, tutup pancinya rapat rapat, agar vitaminnya tak ikut terbang bersama uap air rebusan. Tambahkan air kaldu jika perlu.
(sayuran juga bisa dimasak dengan cara dikukus dalam uap panas, hal ini lebih baik karena vitamin yang dikandung tidak mudah hilang seperti kalau direbus)
* Sisa air rebusan bisa ditampung dalam gelas. Ini jaga jaga kalau bubur bikinan kita, kekurangan air, misalnya.

Setelah empuk alias masak, blender saja sayuran tadi, sampai halus. Kalau kurang air, kucurkan saja air bekas rebusan yang ditampung di dalam gelas tadi
Untuk bayi yang baru belajar makan, sayuran yang dianjurkan: Buncis baby kukus, tomat kukus, Zucchini kukus, Labu Parang kukus.
Wortel kukus baru boleh diberikan pada bayi umur 8 bulan+ karenan kandungan nitrat yang tinggi.
Begitu juga dengan bayam, hati, dan brokoli kukus baru boleh diberikan pada bayi berumur 7 bulan +
Jangan gunakan air rebusan wortel/bayam/brokoli untuk tambahan air pada saat pengolahan bubur, dan juga jangan gunakan air rebusan tersebut untuk merebus bahan lain.
Untuk bayi yang baru belajar makan, bubur tepung beras dicampur dengan ASI/cairan lain (jus jeruk misalnya) hingga encer. Tingkatkan kepekatan perlahan-lahan setiap hari.
Variasi Jus buah bening (clear juice) yang bisa diberikan pada bayi 6 Bulan+ : Jus Jeruk Baby, Jus Apel (tidak dengan ampas), Jus Pear (Tidak dengan ampas)

Serba Serbi Penyimpanan Air Susu Ibu (ASI) Peras/Pompa

Karakteristik Visual dari ASI dan Aroma ASI

Banyak yang membayangkan bahwa ASI akan tampak seperti susu sapi yg homogen, yang tidak terpisah lapisannya sampai kapanpun (homogenized) . ASI akan terpisah menjadi 2 lapisan jika didiamkan selama beberapa lama. Lapisan atas yg biasanya lebih kental warnanya kaya akan lemak. Ini bukan berarti ASI telah basi. Kocoklah perlahan wadah berisi ASI peras tsb, hingga menjadi larutan homogen kembali.

Tampilan dari ASI berbeda2 tiap waktu sesuai krn kandungannya pun berbeda2 tiap saat. Termasuk juga kandungan lemak dan warna dari ASI. Jumlah lemak dalam ASI akan fluktuatif dari hari ke hari. Bahkan saat ASI yg keluar di menit2 awal akan berbeda warna dan tampilannya. ASI yang dikeluarkan saat pertama kali proses pemerahan / pemompaan akan terlihat “lebih encer” dari ASI yang dikeluarkan di menit-menit berikutnya. Karena itu disebut FOREMILK (karena kaya akan protein). Sedangkan ASI yg keluar beberapa menit kemudian akan terlihat lebih kental. Atau disebut juga dg HINDMILK (kaya akan lemak). Warna dari ASI juga bervariasi tergantung dari apa yg ibu konsumsi. Pewarna makanan dalam minuman soda, minuman buah-buahan dan hidangan penutup yang mengandung gelatin diduga membuat warna ASI menjadi pink atau oranye kemerahmudaan. ASI yang berwarna hijau dikorelasikan dengan ibu yang mengkonsumsi minuman kesegaran yang berwarna hijau, rumput laut, atau
sayuran berwarna hijau.

ASI yang berwarna pink mengindikasikan adanya darah dalam ASI. Hal ini dapat terjadi jika ibu mengalami dengan atau tanpa puting lecet. Jika puting ibu lecet dan berdarah, ibu dapat menghubungi klinik laktasi untuk mendapatkan saran penyembuhan. Darah dalam ASI tidak berbahaya bagi bayi, dan ibu dapat terus menyusui bayinya. Jika darah dalam ASI tidak juga membaik dalam waktu 2 minggu, segera konsultasikan dengan dokter.

Bagaimana dg aroma atau rasanya ?! Umumnya ASI segar berbau / beraroma manis. Sesekali ASI beku yang dicairkan akan beraroma spt sabun dan terkadang bayi tidak mau meminumnya. Hal ini disebabkan perubahan struktur lemak dalam ASI akibat perubahan suhu yg mendadak. Sehingga proses kerja enzim lipase terganggu. Krn itu tidak disarankan memanaskan ASI peras/pompa pada suhu tinggi, ataupun setelah dipanaskan langsung dibekukan kembali. Jika ASI peras berbau asam, maka bisa jadi ASI telah basi dan buanglah. Intinya selama ASI peras/pompa disimpan sesuai dg tatacara penyimpanan yg benar maka ASI tidak akan basi.

Wadah penyimpanan ASI

Pertanyaan yg sering diajukan para ibu, terutama ibu bekerja adalah apakah butuh wadah khusus ? Tidak ada aturan khusus harus menggunakan botol atau wadah khusus. Intinya gunakan wadah yg bisa tertutup rapat. Ibu bisa menggunakan botol kaca, wadah yg punya tutup dan berwarna bening, dan wadah yg punya tutup dan berwarna. Dan tentu saja selalu dibersihkan & disterilkan sebelum digunakan.

ASI peras/pompa sebaiknya disimpan dalam jumlah sedikit (cukup utk sekali minum + 60 ml). Agar tidak ada ASI yg tersisa dan terbuang.. ASI juga dapat disimpan dalam kantung plastik bening. Namun hal ini tidak terlalu disarankan, karena mudah bocor dan ASI akan terbuang.

Tatacara Penyimpanan ASI

Organisasi laktasi internasional, Lalecheleague, memiliki kisaran waktu berapa lama ASI dapat disimpan dalam suhu tertentu :

Read the rest of this entry »