Keluarga Rasyid
Daily Life, Humor, Activity and Pictures of Us
Daily Life, Humor, Activity and Pictures of Us
Dec 26th
PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF
Disebutkan dalam Pasal 128 ayat (1) bahwa setiap bayi berhak mendapatkan Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif sejak dilahirkan selama 6 bulan kecuali atas indikasi medis. Dalam penjelasan pasal ini disebutkan bahwa yang dimaksud dengan “pemberian air susu ibu eksklusif” adalah pemberian hanya air susu ibu selama 6 bulan,dan dapat terus dilanjutkan sampai dengan 2 (dua) tahun dengan memberikan makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) sebagai tambahan makanan sesuai dengan kebutuhan bayi.
Sedangkan kriteria apakah “indikasi medis” itu dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan “indikasi medis” dalam ketentuan ini adalah kondisi kesehatan ibu yang tidak memungkinkan memberikan air susu ibu berdasarkan indikasi medis yang ditetapkan oleh tenaga medis
Lebih lanjut lagi dinyatakan bahwa selama pemberian air susu ibu, pihak keluarga, pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat harus mendukung ibu bayi secara penuh dengan penyediaan waktu dan fasilitas khusus yang diadakan di tempat kerja dan sarana umum [Pasal 128 ayat (2) dan ayat (3)]
Catatan AIMI tentang Pasal 128:
Tidak dijelaskan secara terperinci, apa sajakah kriteria “indikasi medis” yang dapat menyebabkan seorang ibu tidak dapat memberikan ASI. Dalam penjelasan hanya disebutkan bahwa indikasi medis ini ditetapkan oleh tenaga medis. AIMI menyarankan bahwa yang dimaksud dengan ”indikasi medis” tersebut hendaknya mengacu pada ketentuan World Health Organization (WHO) No. WHO/NMH/NHD/09.01 WHO/FCH/CAH/09.01 regarding Acceptable medical reasons for use of breast-milk substitutes tahun 2009.
Kriteria fasilitas khusus di tempat kerja dan sarana umum untuk mendukung pemberian ASI dan ibu menyusui hendaknya dijabarkan lebih lanjut dalam peraturan pelaksana undang-undang dalam bentuk Peraturan Pemerintah, walaupun hal ini tidak dinyatakan dalam Pasal 128 UU Kesehatan.
Dec 24th
Bubur Tepung Beras Sari Jeruk ( 1 porsi)
* 20 gr Tepung Beras
* 200 ml air
* 2 sdm tepung maizena. (optional)
* ASI atau 6 sendok takar susu formula bubuk
* 50 ml air jeruk manis.
* Campur tepung beras, tepung maizena & air, aduk rata, jerang di atas api, aduk sampai mendidih, angkat. Tunggu sampai mendingin.
* Masukkan ASI atau susu formula, aduk rata, tunggu sampai agak dingin.
* Tuangi air jeruk manis, hidangkan segera.
Bubur Tepung Beras dengan Pepaya ( 2 porsi)
* 40 gr Tepung Beras.
* 400 ml air
* ASI atau 12 sendok takar susu formula
* 50 gr Pepaya
* 1 sdm sari jeruk manis
* Campur tepung beras dengan sedikit air, aduk rata.
* Didihkan sisa air , Masukkan cairan tepung beras, aduk hingga kental, angkat.
* Tambahkan ASI atau susu formula, aduk rata, tunggu sampai agak dingin.
* Campur pepaya dengan air jeruk, blender, saring.
Sajikan bubur dengan saus Pepaya
Bubur Tepung Beras Merah dengan Jeruk ( 2 porsi)
* 40 gr Tepung Beras Merah.
* 400 ml air
* ASI atau 12 sendok takar susu formula
* 100 ml sari jeruk manis
* Campur tepung beras merah dengan sedikit air, aduk rata.
* Didihkan sisa air, Masukkan cairan tepung beras merah, aduk hingga kental, angkat.
* Tambahkan ASI atau susu formula, aduk rata, tunggu sampai agak dingin.
* Sajikan bubur dengan saus jeruk
Bubur Tepung Beras Isi Pisang ( 2 porsi)
* 30 gr Tepung Beras.
* 400 ml air.
* ASI atau 12 sendok takar susu formula.
* 50 ml air.
* 50 gr pisang ambon, hancurkan dengan garpu.
* Campur tepung beras dengan sedikit air, aduk rata
* Didihkan sisa air, Masukkan cairan tepung beras, hingga kental, masukkan pisang masak sebentar, angkat.
* Tambahkan ASI atau susu formula, aduk rata, tunggu sampai agak dingin
Bubur Tepung Beras Isi Sayuran ( 2 porsi)
Bubur :
* 40 gr Tepung Beras.
* 400 ml air
* Campur tepung beras dengan sedikit air, aduk rata.
Didihkan sisa air , Masukkan cairan tepung beras, aduk hingga kental, angkat.
Sayuran :
* Kupas, cuci dan potong-potong. Potongan sayur secukupnya, masukkan ke panci. Airnya jangan penuh, cukup sepertiga saja. Kalau airnya menipis, ditambah saja. Jangan lupa, tutup pancinya rapat rapat, agar vitaminnya tak ikut terbang bersama uap air rebusan. Tambahkan air kaldu jika perlu.
(sayuran juga bisa dimasak dengan cara dikukus dalam uap panas, hal ini lebih baik karena vitamin yang dikandung tidak mudah hilang seperti kalau direbus)
* Sisa air rebusan bisa ditampung dalam gelas. Ini jaga jaga kalau bubur bikinan kita, kekurangan air, misalnya.
Setelah empuk alias masak, blender saja sayuran tadi, sampai halus. Kalau kurang air, kucurkan saja air bekas rebusan yang ditampung di dalam gelas tadi
Untuk bayi yang baru belajar makan, sayuran yang dianjurkan: Buncis baby kukus, tomat kukus, Zucchini kukus, Labu Parang kukus.
Wortel kukus baru boleh diberikan pada bayi umur 8 bulan+ karenan kandungan nitrat yang tinggi.
Begitu juga dengan bayam, hati, dan brokoli kukus baru boleh diberikan pada bayi berumur 7 bulan +
Jangan gunakan air rebusan wortel/bayam/brokoli untuk tambahan air pada saat pengolahan bubur, dan juga jangan gunakan air rebusan tersebut untuk merebus bahan lain.
Untuk bayi yang baru belajar makan, bubur tepung beras dicampur dengan ASI/cairan lain (jus jeruk misalnya) hingga encer. Tingkatkan kepekatan perlahan-lahan setiap hari.
Variasi Jus buah bening (clear juice) yang bisa diberikan pada bayi 6 Bulan+ : Jus Jeruk Baby, Jus Apel (tidak dengan ampas), Jus Pear (Tidak dengan ampas)
Oct 29th
ASI alias Air Susu Ibu itu teramat penting artinya bagi bayi kita, itu sangat saya sadari benar. Alhamdulillah Alaya dikasih ASI sama emaknya inih. Awal-awal sih ASInya ga keluar, tapi alhamdulillah kira-kira 2-3 hari setelah Alaya lahir, ASInya dah mulei keluar. Tapi, ada masalah lagi, ASInya kurang lancar, jadilah si Eyangnya Alaya kasih saya makan sayur katu melulu, hampir tiap hari. Kebayang ga tuh bosennya kayak apa??
Akhirnya, Babe (bos dikantor) nyaranin minum obat herbal alias jamu yang diracik, karena pengalaman istrinya dia dulu kek gitu. Setelah dipesenin ke seseorang yang akhirnya kita tau dia seorang apoteker, obatnya jadi, kayak jamu gitu sih, daku minum… ya ampun…. tau sendiri kan gimana rasa jamu…. pahit bener! Tapi, hasilnya ga lama berasa ASInya lancar.
Ga cuma itu juga sih yang bikin ASI lancar, beberapa hal yang saya lakukan untuk memperlancar ASI, yaitu :
Sejak menyusui, nafsu makan kembali naik loh, ya…ikutin ajah, gpp kok tapi sambil liat2 timbangan badan ya
Recent Comments