Posts tagged pendidikan

Training itu Belajar

Beberapa kali saya tidak mengikuti training di kantor lama karena saya merasa trainingnya tidak begitu penting. Apa ukurannya? Saya ga butuh training tersebut karena di luar pekerjaan saya. Dan benar. Yang ada menurut teman-teman saya yang ikut training tersebut, isinya hanya ceramah tanpa praktek di lapangan. Apakah sama yang di bahas pada waktu training dengan praktek pekerjaannya, tak sering itu berbeda. Menurut saya, itu ngabisin waktu dan malah ga mampir sama si karyawan sendiri.

Jadi, harusnya training seperti apa?

Training yang sesuai dong sama pekerjaannya. Kalo dia custumer care, ya dikasih customer care training, begitu seterusnya. Bagi saya, yang justu harusnya di kasih, itu namanya communication skills. Ini penting. Tanpa pelajaran komunikasi maka memungkinkan kesalahan berkomunikasi itu sering kali terjadi.

Read the rest of this entry »

Sekolah Tinggi-Tinggi itu Perlu!

Ngomong lagi soal pendidikan.  Masih lanjut soal kemaren yang kita bahas.

Kenapa sih ngomongin soal pendidikan?

Yah, pendidikan itu kebutuhan primer menurut saya. Hidup tanpa pendidikan, berasa sayur tanpa garam, ga enak, ga sedap. Baik itu pendidikan formal ataupun nonformal. Yah, hidup itu sendiri adalah sekolah, banyak yang kita pelajari dari sana.

Oke. Kita balik lagi ngomongin soal pendidikan. Banyak yang bilang anak cewek itu ga perlu tinggi-tinggi sekolahnya, yang penting bisa baca dan tulis, itu ajah. Karena perempuan itu ntar balik-baliknya ke dapur.

Menurut saya. Itu ga bener. Itu cuma pikiran orang yang kolot (kayak emak-emak gitu deh jaman dulu). Jaman sekarang kalo ga sekolah, ya ga dapet suami. Huehehehehe…

Read the rest of this entry »

Pendidikan Gratis, Perlukah?

2 calon gubernur Sumatera Selatan lagi gencar-gencarnya nih kampanye. Biasalah. Kalo kampanye, semuanya serba indah. Serba ngomong yang baek, janji-janji ini itu. Tapi saya percaya kalo keduanya berniat untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat Sumsel. Tinggal yang mana yang lebih ikhlas dengan tidak korupsi dan bisa memberikan perubahan yang berarti bagi Sumsel.

Salah satu cagub mengusung ‘Sekolah Gratis’. Saya dukung. Tapi saya cuma ingin kejelasan, mungkin juga begitu bagi para rakyat Sumsel lain.

Sekolah yang bagaimana yang digratiskan? dan apa saja yang gratis?

Mungkin ada yang blom tau. Dan saya juga baru tau dari debat cagub beberapa waktu lalu di salah satu satsiun tv.

Sekolah gratis disini, ya sekolah gratis yang wajib belajar 9 tahun yang selama ini sudah dicanangkan pemerintah. Tapi…. ada tapinya loh ya. Cagub satu ini juga mencoba memberikan ‘gratis’ untuk buku-buku sekolahnya, pakaian, sepatu yang selama ini blom dilakukan.

Saya pikir itu baik. Tapi untuk menggratiskan semuanya atau bahkan sampe ke perguruan tinggi bukanlah langkah tepat. Karena ga selamanya yang gratis itu enak. Kadang ‘gratis’ yang seperti itu membuat sebagian orang menjadi malas, dan kurang menghargai sesuatu yang gratis tersebut.

Read the rest of this entry »